Rambut dikenal sejak zaman dahulu
dengan julukan “mahkota” bagiwanita. Tetapi di zaman yang sudah maju seperti
sekarang, julukan
tersebut tidak lagi tertuju hanya
kepada kaum wanita, namun juga untuk
pria. Peranan rambut sangat penting
untuk diperhatikan, karena rambut
bukan hanya sebagai pelindung kepala
dari berbagai hal seperti bahaya
benturan/pukulan benda keras,
sengatan sinar matahari, dan sebagainya,
tetapi ia juga merupakan “perhiasan”
yang berharga. Rambut yang tebal,
panjang, hitam/berwarna, berkilau,
sehat dan mudah diatur memberikan
daya pesona tersendiri bagi
pemiliknya. Tidak sedikit wanita ataupun pria
yang menimbulkan rasa kagum hanya
karena keindahan rambutnya.
Untuk memperoleh rambut yang tebal,
hitam, sehat dan mudah diatur,
rambut butuh perhatian. Satu hal
yang perlu disadari adalah adanya
berbagai faktor yang dapat
mengakibatkan perubahan kondisi kulit kepala
dan rambut seperti faktor usia
lanjut, depresi, berkurangnya aktifitas
kelenjar minyak dikulit kepala,
gangguan pembuluh darah, gangguan
hormon, pengaruh kosmetika, pajanan
sinar matahari secara terus
menerus dan kurangnya makanan yang
bergizi untuk kepentingan
pertumbuhan rambut. Apabila hal
tersebut tidak diperhatikan maka akan
memungkinkan terjadinya kerontokan
rambut sehingga rambut menjadi
tipis bahkan botak, rambut rontok,
kulit kepala dan rambut kering, rambut
kusam dan sulit diatur serta
timbulnya uban sebelum waktunya. Salah
satu usaha untuk menghindari hal
tersebut maka perlu memperhatikan
dan mengindahkan hal perawatan kulit
kepala dan rambut, dimana hal
perawatan kulit kepala dan rambut
sudah dikenal dan dilakukan sejak
zaman nenek moyang kita.
Sehubungan dengan hal tersebut di
atas, maka para ahli kecantikan
telah mengembangkan ilmu kecantikan
baik kecantikan dari dalam yang
sering disebut “inner
beauty” maupun
kecantikan dari luar atau kesehatan
jasmani, mengingat hal yang menjadi
kunci pokok kecantikan adalah di
samping kesehatan rohani juga
kesehatan jasmani. Keadaan kehidupan
kita dialam tropis dengan udara
panas, mengakibatkan banyak
berkeringat dan banyaknya debu. Oleh
karena itu teknik dan penggunaan
16
bahan-bahan untuk mencapai kesehatan
dan kecantikan rambut perlu
memperhatikan dengan cara merawat
kulit kepala dan rambut serta
menata rambut. Sebagai contoh
pemakaian air bersih untuk mencuci
rambut yang akan sangat mempengaruhi
kesehatan dan kecantikan
rambut.
Dalam ilmu kecantikan, teknik
merawat dan menata rambut untuk
mencapai kesehatan dan kecantikan
sangat memerlukan pengetahuan
pendukung yang berkaitan dengan
pekerjaan tersebut. Salah satu
pengetahuan pendukung yang sangat
penting adalah tentang anatomi
dan fisiologi rambut beserta
kelainan-kelainannya. Anatomi rambut
merupakan ilmu yang mempelajari
susunan rambut, fisiologi adalah ilmu
yang mempelajari fungsi rambut itu
sendiri. Sedangkan kelainan-kelainan
kulit kepala dan rambut merupakan
bagian yang tidak kalah pentingnya
untuk dibahas karena berhubungan
dengan kesehatan dan kecantikan
kulit kepala dan rambut. Artinya
bahwa pembahasan anatomi dan fisiologi
rambut tentu saja tidak akan lepas
dari pembahasan kelainan-kelainan
kulit kepala dan rambut yang dalam
istilah anatomi disebut sebagai
patologi
yaitu ilmu yang
mempelajari tentang adanya kelainan/
gangguan/penyakit yang ada dikulit
kepala dan rambut.
Agar kondisi rambut tetap sehat dan
cantik diperlukan pengetahuan
tentang Anatomi dan Fisiologi
rambut, seperti berikut ini:
A.
Struktur Rambut
Rambut merupakan tambahan pada kulit
kepala yang memberikan
kehangatan, perlindungan dan keindahan.
Rambut juga terdapat
diseluruh tubuh, kecuali telapak
tangan, telapak kaki dan bibir.
Semua jenis rambut tumbuh dari akar
rambut yang ada di dalam
lapisan dermis
dari kulit. Oleh
karena itu kulit kepala atau kulit bagian
badan lainnya memiliki rambut.
Rambut yang tumbuh keluar dari akar
rambut itu ada 2 bagian menurut
letaknya, yaitu bagian yang ada di
dalam kulit dan bagian yang ada di
luar kulit.
Rambut terbentuk dari sel-sel yang
terletak ditepi kandung akar.
Cupak rambut atau kandung akar ialah,
bagian yang terbenam dan
menyerupai pipa serta mengelilingi
akar rambut. Jadi bila rambut itu
dicabut dia akan tumbuh kembali,
karena papil dan kadung akar akan
tetap tertinggal di sana.
Anatomi rambut penting diketahui
terutama bagi ahli kecantikan,
supaya tidak salah dalam memilih
kosmetika rambut.
Untuk lebih jelasnya, Basuki
(1981:15) menjelaskan tentang rambut
itu sebagai berikut:
Helaian seperti benang tipis yang
tumbuh dari bawah permukaan
kulit.
Dibentuk oleh lapisan sel yang
tertutup lapisan yang tersusun.
Bentuknya seperti sisik ikan pada
lapisan luarnya.
Terdiri dari zat horney
atau disebut juga
dengan keratin. Agar lebih
jelas perhatikanlah gambar anatomi
rambut.
17
Apabila kita lihat suatu penampang
irisan kulit, maka akan terlihat
susunan struktur rambut sebagaimana
yang ada pada gambar berikut :
Gambar. 2.1. Anatomi Rambut (Histologis
Microscopis)
Sumber : Sonntag, Linda (1992)
Keterangan Gambar:
1. Folicle,
ialah saluran untuk
tumbuhnya rambut yang menentukan
besar, kecil, lurus dan keritingnya
rambut.
2. Dermis,
ialah seluruh
ruangan yang berada di bawah epidermis.
3. Bulp, yaitu bongkol rambut yang memuat pigmen, pembuluh darah,
papila
dan folicle.
4. Epidermis,
ialah lapisan kulit
yang berada paling luar.
5. Arector
muscle, ialah garis
yang menghubungkan folicle dan kulit.
6. Papila,
menghasilkan
sel-sel, membentuk rambut-rambut baru yang
lebih kuat. Pada papila
setiap rambut
mempunyai pembuluh darah
yang berbeda, yang bertugas untuk
membawa makanan yang
dibutuhkan untuk pertumbuhan sel
rambut dalam papil.
7. Pigmen
(warna rambut).
8. Kelenjar minyak yang sangat
dibutuhkan oleh rambut.
9. Pembuluh darah.
10. Akar rambut.
11. Kelenjar keringat.
12. Batang rambut.
13. Penampang akar rambut.
B.
Susunan Rambut